Salafy Cirebon
Salafy Cirebon oleh Abu Reyhan

hukum memuji rasulullah secara berlebih-lebihan

3 hari yang lalu
baca 2 menit
HUKUM MEMUJI RASULULLAH SECARA BERLEBIH-LEBIHAN

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah ta’ala 

Pertanyaan:

Apakah boleh kita menambah (berlebih-lebihan) dalam menyanjung Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?

Jawaban:

Kita tidak boleh menambah (berlebih-lebihan) dalam menyanjung beliau.

Allah ta’ala berfirman:

قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ وَ‌حِدٌ

“Katakanlah: “Aku hanyalah seorang manusia seperti kalian, yang diwahyukan kepadaku bahwasanya sesembahan kalian adalah sesembahan yang Maha Esa.” (QS. Al-Kahfi: 110).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَا تُطۡرُونِي كَمَا أَطۡرَتِ النَّصَارَى عِيسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ، فَإِنَّمَا أَنَا عَبۡدٌ فَقُولُوا عَبۡدُ اللهِ وَرَسُولُهُ) (رَوَاهُ الۡبُخَارِيُّ) (الۡإِطۡرَاءُ: هُوَ مُبَالَغَةُ فِي الۡمَدۡحِ

“Janganlah kalian berlebih-lebihan memujiku sebagaimana kaum Nasrani berlebih-lebihan memuji Isa bin Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, maka ucapkanlah: “Hamba Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Al-Bukhari).

Al-Ithra adalah berlebih-lebihan dalam menyanjung.

📚 《Khudz ‘Aqidatak Minal Kitābi Was Sunnah Ash-Shahîhah : 23》


س٧ – : هَلۡ نَزِيدُ فِي مَدۡحِ الرَّسُولِ ﷺ؟

ج٧ – : لَا نَزِيدُ فِي مَدۡحِهِ، قَالَ تَعَالَى: ﴿قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ وَ‌حِدٌ﴾ (سورة الكهف).

وَقَالَ ﷺ: (لَا تُطۡرُونِي كَمَا أَطۡرَتِ النَّصَارَى عِيسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ، فَإِنَّمَا أَنَا عَبۡدٌ فَقُولُوا عَبۡدُ اللهِ وَرَسُولُهُ) (رَوَاهُ الۡبُخَارِيُّ) (الۡإِطۡرَاءُ: هُوَ مُبَالَغَةُ فِي الۡمَدۡحِ).

📚 *《خُذۡ عَقِيدَتَكَ مِنَ الۡكِتَابِ وَالسُّنَّةِ الصَّحِيحَةِ : ٢٣》*

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴

 

📳 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯️ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
📟 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📊 Menyajikan artikel faedah ilmiah